PERCAKAPAN SINGKAT MENGENAI KEARIFAN TUBUH

Nama gadis manis itu mbak Novi, dia bekerja di kantor True Nature Healing di bilangan Dharmawangsa, Jak-Sel. Setiap kita buka pintu kantor True Nature, pertama kali pasti akan disambut dengan senyumnya yang ramah. Parasnya manis, imut, tipe-tipe mojang Bandung nan geulis (putih, rambut lurus panjang, lugu, malu-malu). Saat bertutur katapun suaranya lembut dan sedikit manja (ceileh nut bahasalo…). Pokoknya kalau misalnya saya adalah seorang pria lajang, 90% saya akan memberanikan diri untuk meminta nomer HPnya (bawaan orok yang gendernya cowok lagi nih hihi). Setiap hari mbak Novi bertanggung jawab atas segala urusan jadwal pelatihan, pendaftaran, data-data peserta, pembayaran, pemberitaan melalui e-mail dan sms, maupun scheduling pasien pribadi. Intinya, berlangsungnya segala nafas aktivitas keseharian True Nature diatur oleh mbak Novi seorang.

Sore itu saya punya kesempatan lebih untuk berbincang dengannya karena kelas self healing masih beberapa menit lagi dan si pengajarpun masih praktek dengan satu pasien di dalam. Dia memulai obrolan basa-basi mengenai sudah berapa bulan usia kandungan saya, saya tinggal dimana, dsb. Terus obrolan kami berlanjut tentang rencana pelatihan intensif di Bali yang berlangsung sebentar lagi, berapa peserta yang sudah terdaftar, berapa biaya early birdnya (M.A.H.A.L hihihi), dsb. Lalu kami kembali ke kesibukan masing-masing. Hmm…karena saya sedikit nggak betahan untuk diam berlama-lama, mulai deh nyinggung-nyinggung obrolan lain. Di kelas pelatihan sebelumnya, sempet dibahas tuh sama si pengajar, kalau mbak Novi ini sudah menurunkan beratnya 10 kg semenjak belajar self healing. Waktu itu ujug-ujug bisa sampe kesitu karena kita lagi bahas satu slide tentang manfaat-manfaat TAT , di mana salah satunya adalah weight loss/maintenance.

“Mbak Novi, dulu ceritanya bisa sampe turun 10 kg gimana sih? emang mbak pernah overweight?”

Diapun senyum menanggapi pertanyaan saya

“Aku sama sekali nggak niat nurunin BB sih…aku dulu gemuk banget! Tapi karena mulai kerja disini dan ikut beajar self healing eh tau-tau turun aja pelan-pelan”

“Lho, hubungannya apa? pake diet gak? fitness gitu?”

“Aku juga gak tau…niat awalnya sih cuma pingin sehat…terus juga kan suasana disini mendukung banget, hening, jadi mau gak mau dikerjain terus tuh modul 1 sama modul 2 setiap hari”

“Terus bisa langsingnya gimana?” (masih skeptis) “Soalnya banyak temenku yang nanya nih…gimana korelasi latihan self healing bisa ke penurunan berat badan?”

“Tau-tau ntah kenapa aku jadi self control sendiri, makanku jadi berubah nggak kayak dulu. Dulu aku kalo makan ampuuun deh banyaknya dalam satu porsi. Yang steak, nasi padang, junk food, doyan banget dan kuat lho banyak-banyak. Tapi sekarang jadi suka cepet puas. Tetep sih makannya steak, apa aja deh, tapi pas baru separo merasa udah begah, kayak udah gak pengen lagi”

“ooo….” (mirip sama Hypnolangsingnya Juli Triharto dong yah efeknya) “Terus yang mulai nyadar siapa duluan mbak? mba Novi sendiri apa orang-orang di sekitar yang bilang kurusan?”

“Peserta yang bilang. Peserta alumni yang udah dulu-dulu ikut self healing, pas ketemu lagi pada bilang ‘Nov…kamu beda banget!’. Baru deh aku nimbang dan ternyata turun BB”

“Masih gak kebayang tuh mba Novi kalo gendut kaya apa” (dasar Nitnut tipe nyecer, abis gadis manis di depanku ini seperti nggak punya kans sama sekali untuk gemuk, dia ideal, average body type)

“Bentar ya aku ada nih fotonya” (nyari-nyari foto di HP, agak lamaa) “aduh,,,mana yah gak ketemu-ketemu hihi ketauan deh narsis, foto mulu”

“silahkan scrolling down, saya tunggu. Kalo dah ketemu bilang yah…hihihi”

“Ini! kaya gini nih ini setahun yang lalu pas saya baru mulai kerja di sini”

Fotonya pun tampak, dan WOOOW beneran gendut, ini seperti seseorang yang berbeda, tetep cantik sih ini cewek…hanya dia besar!

“Ya ampun, ini mbak Novi???” Dia cekikikan aja.. “Ah keren banget! gue bakalan rajin banget latihan nih kalo gitu, ga akan bolong-bolong” Dia ketawa lagi.

“Asli mbak Novi….you look older in this pic! woooww!” “Terus sekarang masih melangsing gak? gak usah deeh, ini udah ideal lho”

“Hihihi…di timbangan sih masih agak turun lagi…ini udah mau 15 kg total turunnya”

“Ya ampuuun, bonus banget yah mbak!” (sempet ada niatan untuk minta save foto ituh, trus motoin dia saat ini. Jadi foto before/after itu bisa kusimpan untuk menyemangatiku. Gak bakalan aku upload dimana-mana sih, cuma buat penyemangat pribadi aja. Tapi…akupun sadar bahwa itu gak sopan nuuut, lo baru aja kenal ama dia. Please stop that urge, ga usah norak.)

Abis itu, keluar deh si pengajar “Hai Nitnut! Pa kabar? Udah berapa bulan sekarang? Kita mulai yuk”

Dan obrolan bersama Mbak Novi tentang melangsingpun bubaaar.

Inti dari tulisan ini adalah, gimana bisa seseorang tanpa harus berobsesi besar ternyata mampu menurunkan 15 kg bobot tubuhnya dalam waktu setahun? Kebayang gak sih betapa agungnya kearifan tubuh kita ini? Satu-satunya cara aku pernah turun banyak adalah dengan memakai jasa PT di fitness first, olahraga keras dan ngoyo, plus makan diatur sedemikian rupa (baca: menyiksa).

Baru-baru ini juga ada metode melangsing baru yang “bijak” yakni Hypnolangsing tadi. Diapun membuat banyak orang lebih sehat dengan memanfaatkan kearifan tubuh sejati. Buat apa sih diet? karena ternyata 90%  dari diet yang dilakukan manusia berujung pada kegagalan. That’s the fact. People just don’t mean to be on a diet. They should be on a mindful eating habit. Kenapa sih harus mikir makan enak itu kolesterol? Kita masih bisa sehat tanpa harus menjadi bhiksu. Menurut hemat saya ya, kalau memang kita makan sambil baca mantra “makanan ini baik buatku dan tubuhku!’ Maka itulah yang terjadi, apapun makanannya.

Orang mengalami kenaikan berat badan JUSTRU disaat mereka kehilangan kontak dengan makanan itu sendiri. Pingin sesuatu, tapi takut gemuk. Pingin makan, tapi udah malem. Yaah itu semakin menjauhkan lo dari kearifan tubuh namanya. People should MAKE LOVE with their food. If you can make love with your food, then the food itself will totally blend with every single cell of your body. Your body will be happy, your cells happy, your scale happy!

If you proclaim WAR to your food, then you will be disconnected to it, and it will ONLY become FAT, FAT, FAT in your body. The scale is unhappy.

Saya lagi mau ngetes diri sendiri nih, mumpung lagi hamil….ingin berusaha sebisa mungkin mengikuti tubuh saya, mendengarkan tubuh saya. Makanan apa sih yang bener-bener saya inginkan saat hamil? Kapan dimakannya? berapa banyak? Biar tubuh yang bilang, bukan textbook.

Sampai sekarang sih masih agak bingung dan nggak ngerti juga korelasi antara self healing dengan melangsing. Mungkin kalau tubuh ini balance, BB juga jadi balance? who knows. Yang penting kisah Mbak Novi tadi cukup bikin saya takjub, dan mungkin juga anda yang membaca.

So, berminat untuk melangsing dengan Hypnolangsing atau Self healing? Just open your mind🙂

Cewe ini bakal ga pernah tenang hidupnya,SEEMS familiar to you? is that YOU?

NAH...this kind o girl will live happily SLIM ever after!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s