Bio Twitter adalah Doa

Saat pertama kali kita membuat akun twitter, hal yang terpenting mungkin adalah mengisi kolom profil dan bio. Yakni bagaimana secara sekilas kita bisa menunjukkan siapa kita. Mikirnya kadang panjang sekali untuk bikin bio kita semenarik mungkin. Bio kitalah yang akan mendekatkan follower kepada kita. Simpel, tapi sesungguhnya penting sekali, tergantung pada apa tujuan kita membuat akun twitter. Para seller pasti akan secra singkat mencantumkan deskripsi produk dagangannya dan nomor kontak pemesanan. Para artis akan mencantumkan nama CP nya. Enterpreneur dan motivator akan menyuguhkan link website mereka. Dan orang biasa seperti kita, lebih cenderung menguraikan minat, pekerjaan, status, yang bisa menjalin tali-tali silaturahim baru dengan akun-akun yang sevisi dengan kita.

Twitter itu memang hiburan ya, ada orang -orang lucu dan aneh macam @rindut, @radityadika, atau @akususie_S yang terus mengundang gelak tawa karena ceplosan-ceplosan absurdnya yang gak bakalan kepikiran sama orang waras. Dan dengan cara menghibur orang lain itulah biasanya mereka bisa menggalang banyak follower, bahkan sampai jutaan. Twitter itu memang sarana berekspresi dan berkreasi.

Sayangnya, banyak orang awam yang tidak sadar bahwa mereka telah salah dalam penulisan bionya. Banyak banget deskripsi-deskripsi yang secara hipnosis ternyata jelek buat hidupnya. Karena secara tidak langsung, bio kita itu adalah doa. Akupun baru sadar hal ini setelah iseng kasih saran ke satu kenalan untuk ganti bionya. Dia ini sudah lama sekali menanti momongan dan lumayan sering diskusi ke saya. Suatu ketika saya iseng membuka profilnya dan membaca bionya, dan eh… Kalimat bionya ternyata tricky buat pikiran bawah sadar, yang memungkinkan dia untuk selalu jauh dari goalnya, gak dapet-dapet. Aku saranin untuk ganti jadi lebih singkat dan positif: ‘calon ibu yang baik’. Guess what, belum ada sebulan kemarin dia ngabarin dengan sangat gembira kalau dia hamil! Semoga selalu diberi berkah kesehatan dan kelancaran menuju persalinan yang indah, aamiin. Sebelum kasus dia, ada satu orang lagi yang aku saranin ganti bio twitternya, untungnya juga nurut hehehe dan akhirnya udah punya anak juga sekarang. Dengan banyak contoh terpampang di depan mata begini saya makin semangat untuk woro-woro kalian supaya mengintip sebentar bio twitter masing-masing, ada yang toksik nggak kira-kira? Karena dengan hanya mengubah bio twitter menjadi sehat dan positif bisa merubah cara kerja pikiran dan pola batin kita. Kita akan menjadi apa yang kita tulis. Contoh nih, kalau saya sekarang lagi tertarik belajar pengobatan tao, saya bukan menulis ‘taoist wannabe’ tapi ‘tao student’ atau ‘studies tao’. Meskipun sampai sekarang saya belum memutuskan mau ambil online course di mana, yang penting saya sudah kondisikan di pikiran saya, saya ini murid Tao. Tidak ada masalah dengan kata ‘wanna be’ tapi efeknya kurang dahsyat, bisa jadi waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke tujuan lebih lama. Nah apalagi kalau yang suka menulis kata-kata negatif buat dirinya sendiri di bio twitternya, waduh bakal kasihan banget hidupnya. Yuk mulai sekarang dirancang yang cakep ya bionya. Hindari kalimat-kalimat negatif (anti ini, anti itu, menolak ini, menolak itu), hindari jarak yang jauh dengan tujuan yang berefek jadi seperti mengejar sesuatu atau yang diakhiri dengan ‘nanti’, dan hindari pernyataan-pernyataan yang kurang detil (mengambang).

Buat yang masih pelajar/mahasiswa, juga penting banget nih, masa depan kalian masih terbentang jauh di depan, kalau dari sekarang sudah dipupuk dengan pengkondisian pikiran bawah sadar yang bagus, gak alay, wah prestasi kalian pasti bakal cerah banget. Semoga kita termasuk orang-orang yang bahagia.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s